Taufik Hidayat: PON XXIII, Wushu Bisa Jadi Salah Satu Andalan Lampung

Taufik Hidayat: PON XXIII, Wushu Bisa Jadi Salah Satu Andalan Lampung

Mediasenior|Bandarlampung|KONI|28032026

---- Prestasi membanggakan dari atlet Wushu usia muda dari Lampung kembali tercipta. Kini Terfi Meisya siswi SD Negeri 2 Sawah Brebes Bandarlampung dari Sasana Xiao Yao Lampung menunjukkan kelas dan bakatnya yang luar biasa pada cabang olahraga Wushu nomor Taolu pada alat Pedang.

Anak asuh pelatih Ardyan Mahaddi ini meraih medali Perak pada 10th World Junior Wushu Championships 2026, pada 23-31 Maret 2026 Tianjin Olympic Center Gymnasium, Tianjin Tiongkok.

Taufik Hidayat, Ketua Umum KONI Provinsi Lampung menyambut baik dan bangga atas prestasi atlet usia muda dari Lampung yang mampu meraih medali untuk negara Indonesia di tingkat internasional itu.

“Luar biasa. Selamat atas prestasi yang mengagumkan. Semoga saatnya nanti dapat menjadi atlet yang menunjang olahraga prestasi Lampung dan menjadi kebanggaan Indonesia. Ini satu lagi bibit atlet yang potensial untuk dijaga dan dikembangkan kedepan untuk disiapkan menjadi kekuatan kontingen Lampung di PON XXIII tahun 2032,” komentar Taufik ketika mendengar kabar gembira dari kejuaran duania wushu junior itu, Sabtu 28 Maret 2026.

Sebelum ini, lanjut Taufik, Lampung sudah muncul bakat-bakat luar biasa lainnya yakni dari Gavriel Bryan Wijaya dan Kiara Citra Kalista yang muncul sebagai juara di beberapa iven internasional.

“Saya yakin, pada saat Lampung menjadi tuna rumah PON XXIII tahun 2032 nanti, atlet Wushu Lampung sudah bisa menjadi salah satu andalan pendulang medali Emas. Kita masih ingat dan catat prestasi Gavriel, dan Kalista tahun lalu. Dua bakat muda ini memiliki catatan bagus dikejuaraan nasional, Asean dan dunia,” tambah Taufik.

Pernah diberitakan sebelumnya bahwa pada ASEAN School Games (ASG) 2024/2025, Gavriel berhasil menyabet medali emas dalam ajang yang berlangsung di Brunei Darussalam pada akhir November 2025.

Kemudian di Kejuaraan Internasional di China (2025), dia juga sukses membawa pulang dua medali emas dari ajang internasional yang diselenggarakan di China pada Agustus 2025.

Satu lagi prestasi gemilang Gavriel adalah di Sirkuit Nasional Wushu. Ia juga tercatat pernah meraih 2 medali emas dan 1 perunggu pada Final Stage Sirkuit Nasional Wushu tahun 2024. 

Selain Gavriel, atlet wushu Lampung lainnya yang juga baru meraih prestasi adalah Kiara Citra Kalista, yang mempersembahkan dua medali pada Kejuaraan Wushu Nasional UI di bulan Desember 2025. 

“Saya yakin, Pak Indra Halim, ketua umum Pengprov Wushu Indonesia (WI) Lampung sudah memiliki program regenerasi yang baik, dari seluruh klub, perguruan atau sasana di Lampung ini. Tentu ini penting sebagai persiapan pembinaan usia dini menuju prestasi di jenjang junior dan senior.” Tambah Taufik.

Diketahui Wushu di Pekan Olahraga mempertandingkan banyak nomor pertandingan antara 20-25 nomor atau medali emas. Sehingga kesempatan sangat terbuka untuk bisa meraih medali di cabang olahraga ini.

Contohnya di PON XXI tahun 2024 di Sumut-Aceh, Wushu mempertandingkan nomor-nomor seperti Taolu (Jurus) diantaranya: Taijiquan dan Taijijian, Nanquan, Nandao, dan Nangun, Duilian (beregu putra dan putri). Nomor kombinasi lainnya (seperti Changquan).

Sanda (Tarung) Pertarungan bebas yang dikategorikan berdasarkan berat badan. Beberapa kelas yang dipertandingkan meliputi nomor untuk Putra di Kelas 52kg, 56kg, 60kg, 65kg, 70kg, hingga 75kg.

dan untuk putri Kelas 48kg, 52kg, 56kg, dan 60kg.

Lalu kategori Wing Chun juga menjadi bagian dari nomor yang memperebutkan medali di PON 2024. (don/dbs)

Berikan Komentar