Mediasenior|bandarlampung|KONI|28062026
---- Komite
Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mendukung program Dengar
Bareng yang diinisiasi RRI Bandarlampung sebagai upaya memperluas publikasi
kegiatan olahraga di daerah. Program tersebut dinilai dapat menjadi ruang untuk
menyampaikan informasi mengenai pembinaan atlet, agenda kompetisi, hingga
perkembangan berbagai cabang olahraga kepada masyarakat.
Ketua KONI
Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan peningkatan prestasi olahraga
tidak hanya bergantung pada pembinaan atlet, tetapi juga membutuhkan dukungan
publik yang dibangun melalui penyebarluasan informasi secara berkelanjutan.
Karena itu, kolaborasi dengan RRI dinilai menjadi langkah strategis untuk
memperkenalkan program-program olahraga kepada masyarakat.
"Selama
ini masyarakat lebih banyak mengetahui hasil pertandingan atau kejuaraan.
Padahal, proses pembinaan, program kerja, hingga agenda yang dijalankan
masing-masing cabang olahraga juga penting untuk diketahui publik," kata
Taufik.
Menurut
dia, program Dengar Bareng dapat dimanfaatkan oleh seluruh pengurus cabang
olahraga sebagai media komunikasi untuk menyampaikan rencana pembinaan,
kegiatan, serta target prestasi yang sedang disiapkan.
Saat ini,
KONI Provinsi Lampung membina sekitar 65 cabang olahraga dan berkoordinasi
dengan 15 KONI kabupaten/kota. Seluruh elemen tersebut diharapkan dapat
memanfaatkan program tersebut sebagai sarana publikasi yang mampu meningkatkan
partisipasi masyarakat dalam mendukung pembinaan olahraga.
Taufik
juga berharap sinergi antara KONI Lampung dan RRI dapat diperkuat melalui
penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Menurutnya, kerja sama yang didukung
payung kelembagaan akan membuat berbagai program kolaboratif berjalan lebih
terarah dan berkesinambungan.
Melalui
kolaborasi tersebut, KONI Lampung optimistis informasi mengenai pembinaan
olahraga dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Publikasi yang konsisten
diharapkan tidak hanya meningkatkan perhatian publik terhadap prestasi atlet,
tetapi juga memperkuat ekosistem pembinaan olahraga di Provinsi Lampung. (lis)
Berikan Komentar