Taufik Lantik Thomas Americo Nahkodai PDBI Lampung Persiapkan Atlet PON

Taufik Lantik Thomas Americo Nahkodai PDBI Lampung Persiapkan Atlet PON

Mediasenior|Bandarlampung|PDBI|24042026

---- Kepengurusan Provinsi Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Lampung masa bhakti 2025-2029 yang dinahkodai Thomas Americo, dikukuhkan oleh Taufik Hidayat Ketua KONI Provinsi Lampung di Balai Keratun – Kompleks Kantor Gubernur Lampung, pada Kamis 23 April 2026.

Dalam kesempatan itu Taufik menyampaikan beberapa pesan untuk jajaran kepengurusan PDBI Lampung, agar masa bhakti ini diisi dengan pembinaan prestasi atlet-atlet Lampung termasuk level pelajar dan remaja, ini guna mempersiapkan tim yang tangguh saat Lampung menjadi tuan rumah PON XXIII tahun 2032.

“Momentum pelantikan harus dimanfaatkan secepatnya untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas pembinaan atlet drum band di Lampung agar lebih berprestasi,” ujar Taufik Hidayat yang hadir didampingi Wakil Ketua I KONI Lampung Margono Tarmudji dan beberapa pengurus lainnya.

Dalam kesempatan itu, selain selain pengukuhan di tingkat provinsi, momentum kebangkitan cabor drum band ini juga dibarengi dengan pelantikan pengurus Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) untuk sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Pengkab/Pengkot yang turut dilantik adalah Kabupaten Lampung Barat, Kota Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Tanggamus, dan Kabupaten Tulang Bawang.

LSO Awali Langkah PDBI

Usai pelantikan kepengurusan, dalam kesempatan itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Firsada, yang mewakili Gubernur Lampung saat membuka acara, Lampung Student Olimpic (LSO) yang salah satunya melombakan cabang olahraga drum band. Menurutnya, LSO bukan sekadar ajang mengejar trofi semata, namun untuk melatih disiplin anak-anak sejak dini.

“Yang terpenting bukan siapa yang menang, tetapi keberanian untuk ikut, berproses, dan tetap jujur serta sportif dalam bertanding. Latihan dan disiplin hari ini akan menjadi bekal berharga atlet di masa depan,” kata Firsada.

Selain drum band yang menjadi sorotan khusus KONI, LSO 2026 turut mempertandingkan deretan cabor populer lainnya seperti atletik, bulu tangkis, renang, basket, voli, futsal, karate, hingga e-sport, serta berbagai perlombaan di bidang seni dan sastra.

Terkait hal ini, Ketua PDBI Lampung, Thomas Americo mengatakan bahwa pihaknya akan segera melaksanakan program dengan didahulu program LSO 2026 ini, yang dimanfaatkan sebagai pendadaran awal para atlet pelajar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung ini langsung memanfaatkan gelaran Lampung Student Olympic 2026 sebagai panggung penjaringan bibit unggul drum band.

Dalam pembukaan LSO di Halaman Kantor Gubernur Lampung, Thomas mengungkapkan bahwa kompetisi ini adalah langkah konkret persiapan daerah menuju PON 2032.

Terlebih, Lampung dan Banten dijadwalkan menjadi tuan rumah bersama pada pesta olahraga multicabang terbesar nasional tersebut.

“Kita ingin mempersiapkan semuanya sejak dini agar anak-anak Lampung mampu berpartisipasi dan berprestasi di PON 2032 nanti. Melalui LSO, kami memastikan seluruh potensi dan bakat anak-anak tersalurkan,” tegas Thomas.

Thomas mencatat ada 33 peserta yang mengikuti lomba drumband pada gelaran LSO tahun ini. Jumlah tersebut melampaui target awal panitia dan menjadi sinyal kuat bangkitnya kembali cabor ini setelah sempat meredup pasca pandemi.

Ajang LSO 2026 yang akan bergulir hingga bulan Juli ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung.  (lis)

Berikan Komentar