Mediasenior|Bandarlampung|Sport|05042025
---- Satu gol dari Evandra ke gawang Korea Selatan U-17 di
menit akhir tambahan babak kedua, meneguhkan bahwa Indonesia ternyata bisa
mengalahkan raksasa Asia dalam pertandingan yang sangat berat sekalipun di
Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Jumat 4 April 2025 malam WIB.
Meski sulit melukiskan betapa kemenangan menjadi satu
tujuan utama dalam sepakbola, maka di sinilah pelatih Timnas U-17, Nova Arianto
membuktikannya.
Dalam sepakbola kelompok umur seperti ini memang kadang
disepelekan. Namun timnas Indonesia kini sudah berubah bukan lagi menjadi tim “kacangan”
dan membuktikan pula bahwa tanpa harus bertabur pemain diaspora, Indonesia bisa
mengalahkan tim yang satu atau bahkan dua kelas diatas, seperti Korea Selatan.
Gol semata wayang memang diperoleh dari sebuah tendangan penalty
di menit 93 saat Indonesia melakukan penyerangan ke pertahanan Korea Selatan,
dan bola sontekan Baker yang membelakangi gawang Korsel, menyentuh tangan salah
satu beck negeri ginseng itu So Yoonwoo, dan priiiit. Penalti.
Kejadian ini persis berada di depan mata sang pengadil, China,
Jin Jingyuan yang tidak dapat lagi disangkal atau meminta wasit VAR untuk
meneliti.
Evandra Florasta menjadi eksekutor penalti Indonesia. Tendangannya
memang lemah mengarah ke sisi kiri penjaga gawang Korea, Park Dohun dan
berhasil di blok, tapi bola terlepas dan segera disambarnya masuk ke gawang.
Indonesia memimpin 1-0.
Korsel Dominan
Korea Selatan dominan di babak pertama dengan 9 shots (2 on target). Bahkan Indonesia
benar-benar dibuat harus bertahan total hampir selama babak pertama dan kedua.
Timnas Indonesia mampu menahan imbang tanpa gol hingga
masa jeda. Meski sesekali Indonesia mampu meredam dan membuat serangan balik
yang mengancam pertahanan Korsel.
Dalam permainan tampak Indonesia kalah dalam segala hal,
teknik dan fisik serta skill individu. Namun anak-anak Indonesia memiliki
semangat yang tidak kendur sampai pertandingan berakhir, mengerahkan segala
kemampuan dan tenaga mereka.
Permaian anak-anak Korea sangat dominan dan menekan
secara sporadis, meski penyelesaian akhir kurang baik. Dua kali serangan mereka
menerpa tiang dan mistar gawang Indonesia yang dijaga Daffa.
Pada babak kedua, wasit sempat memberikan tambahan waktu
7 menit, namun bahkan pertandingan hingga menunjukkan pada menit 100, wasit
baru meniup peluit akhir. Skor 1-0 untuk Indonesia tak berubah hingga peluit
panjang berbunyi.
Kemenangan ini menjadi awal yang sempurna bagi skuat
asuhan Nova Arianto dalam perjalanannya di Piala Asia U-17 tahun ini.
Seperti diketahui Indonesia berada di grup C bersama
dengan Korea Selatan, Yaman dan Afghanistan. Kini untuk sementara Indonesia
berada dipuncak klasemen dengan nilai 3. Dan Korea Selatan ada didasar
klasemen. Namun dua tim lain belum memainkan pertandingannya, yakni Afghanistan
melawan Yaman.
Susunan Pemain:
Indonesia U-17: Dafa Al Gasemi, Muhammad Al Gazani, Fabio Azkairawan, Daniel
Alfrido, Mathew Baker, I Putu Apriawan; Evandra Florasta, Muhamad Zahaby Gholy,
Nazriel Alfaro Syahdan; Fadly Alberto Hengga, Mochamad Mierza Fijatullah.
Korea Selatan U-17: Park Dohun; Kim Minichan, So Yoonwoo, Lim Yechan, Koo
Hyeonbin; Park Byeongchan, Kim Yegeon, Kim Jihyuk, Oh Haram, Jon Geonyoung;
Jung Heejung. (tim)
Berikan Komentar